Wednesday, May 18, 2016

Berbagai Jenis Kayu untuk Membuat Mok Yan Jong
gelondongan kayu sonokeling
Pemilihan dan penggunaan kayu untuk suatu tujuan pemakaian, memerlukan pengetahuan sifat-sifat kayu yang bersangkutan, terutama, berat jenis, kelas awet, dan kelas kuat. Sifat sifat ini penting sekali untuk diketahui setiap orang yang bergerak pada usaha bidang industri dan pengolahan kayu, sebab dari pengetahuan tersebut dapat dipilih kayu yang tepat  untuk suatu penggunaan tertentu.

Seringkali terjadi pemilihan dan penggunaan kayu suatu jenis yang tidak tepat karena tidak sesuai dengan sifat2-nya, tentu saja hal ini tidak akan memuaskan, bahan, biaya, tenaga, dan waktu banyak terbuang sehingga merugikan pengusaha dan konsumen juga tentu saja.

Khusus untuk Praktisi beladiri baik Wingchun atau Jeet Kune Do atau beladiri lainya, pastinya tidak asing dengan alat latihan bernama Mok Yan Jong (manusia kayu atau wodden dummy). Untuk dapat membuat mok yan jong yang bermutu, tentu kita harus memiliki pengetahuan tentang sifat sifat kayu tersebut.  kayu seperti apakah yang sesuai untuk membuat mok yan jong tersebut, dengan berbagai modelnya. Setidaknya ada 2 model mok yan jong paling popular tipe 1P (berdiri bebas) dan 2F (berpalang/frame)  untuk mengetahui detail  perbedaanya silakan (baca : 5 HAL PENTINGSEBELUM ANDA BELI MOK YAN JONG)

Jenis Kayu Mok Yan Jong
Berikut adalah ulasan berbagai kayu yang layak dan sesuai untuk membuat  Mok Yan Jong ditinjau dari segi, sifat kayu, berat jenis, kelas awet, dan kelas kuat, kesesuaian untuk membuat mok yan jong dan tentu saja harganya, karena belum tentu kayu yang lebih mahal lebih baik.

Kayu Akasia.
Nama lain     : Acacia mangium
berat jenis   : rata-rata 0,75 / max 0,98 / min 0,69
kelas         : kelas awet II, kelas kuat  I-II
kembang susut : kecil
kayu akasia, inti kayunya berwarna kecoklatan
Kayu ini mirip dengan kayu jati hanya saja Serat kayunya lebih kasar, sehingga dalam dunia mabel sering dipakai untuk pengganti kayu jati, Kayu ini terbilang awet dan tahan terhadap serangan jamur pembusuk kayu dan rayap. Tapi tingkat kekerasannya melebihi kayu jati. Sedangkan untuk harganya relatif lebih murah, dibandingkan kayu jati. Dan Karena sifat kembang susut kayu yang kecil, kayu ini tidak mudah retak.

Untuk membuat mok yan jong, kayu ini cocok untuk tipe 1P (berdiri bebas) ataupun F2 (Frame), karena cukup berat mok yan jong jadi tidak mudah bergeser, lebih bagus lagi bila bagian penyangga di sekrup ke lantai. Mok yan jong dari kayu akasia cukup baik jika di finishing tanpa plitur atau dengan plitur tipis, supaya serat serat kayunya terlihat, sehingga mok yan jong jadi tampak lebih artistic.
mok yan jong kayu akasia tipe 1P

Kayu Mahoni
Nama lain     : Mahogani, Baywood, (Swietenia mahagoni & macrophylla king)
berat jenis   : rata-rata 0,64 / max 0,76 / min 0,56
kelas         : kelas awet  III, kelas kuat II-III
kembang susut : sedang
gelongdongan kayu mahoni
mok yan jong kayu mahoni
Kayu Mahoni. Serat bagian dalam kayu mahoni kebanyakan berwarna kemerahan, tetapi ada juga yang berwarna merah tua mirip sekali dengan warna hati. Ini terdapat pada kayu mahoni yang benar-benar berumur tua. Sedangkan untuk bagian tepi kayu selalu berwarna
putih, kayu mahoni memiliki berat hampir sama dengan kayu jati tapi tidak sekeras kayu jati. kayu ini kurang tahan terhadap serangan serangga, rayap, pembusuk kayu dan jamur, karena itu harus dilapisi pelitur supaya menghidari serangan serangga dan jamur.

Karena kayu ini yang paling ekonomis, maka mok yan jong dari kayu mahoni inilah yang paling banyak di produksi. Untuk membuat mok yan jong, kayu ini cocok untuk tipe 1P (berdiri bebas) ataupun F2 (Frame), beratnya lebih ringan dari kayu akasia jadi ketika digunakan, mok yan jong terasa mudah bergeser disbanding akasia, karenanya akan lebih baik bila bagian penyangga di sekrup ke lantai. Mok yan jong dari kayu mahoni sebaiknya di finishing dengan cat atau  dengan plitur tipis, supaya serat serat kayunya terlihat, sehingga mok yan jong jadi tampak lebih artistic. Sifat kembang susut kayu mahoni  sedang, jadi untuk menghindari keretakan, mok yan jong sebaiknya di tempatkan pada ruangan yang suhunya stabil.
mok yan jong kayu mahoni, tipe 1P
Kayu Jati
Nama lain     : java teak, jatos, (tectona grandis L.f)
berat jenis   : rata-rata 0,70 / max 0,82 / min 0,59
kelas         : kelas awet no: I-II, kelas kuat no: II
kembang susut : kecil
gelongdongan kayu jati
Termasuk jenis kayu istimewa Warna coklat muda sampai tua kehijauan, ada juga coklat kemerahan dan coklat kelabu,  teksturnya halus dan terkesan mewah. Tingkat keawetan dan kekuatannya  tinggi,  Kayu ini tahan terhadap serangan rayap dan mudah dalam
pengerjaannya, sehingga sangat populer di kalangan masyarakat dan pengusaha kayu. Dari segi harga kayu ini tergolong mahal.

Untuk membuat mok yan jong kayu ini sangat bagus untuk tipe F2 atau Frame, karena seratnya yang halus dan memiliki tingkat kelenturan yg bagus, untuk tipe 1P, ketika digunakan, mok yan jong akan mudah bergeser, kecuali bila bagian penyangga di sekrup ke lantai. Mok yan jong dari kayu jati istimewa akan sangat baik jika di finishing tanpa plitur, cat atau pernis, tetapi di gosok sampai sangat halus, hingga mengkilap tanpa bahan kimia.

Menurut sifat-sifat kayunya, di Jawa orang mengenal beberapa jenis jati (Mahfudz dkk., t.t.):

  • Jati lengo atau jati malam, memiliki kayu yang keras, berat, terasa halus bila diraba dan seperti mengandung minyak (Jw.: lengo, minyak; malam, lilin). Berwarna gelap, banyak berbercak dan bergaris.
  • Jati sungu. Hitam, padat dan berat (Jw.: sungu, tanduk).
  • Jati werut, dengan kayu yang keras dan serat berombak.
  • Jati doreng, berkayu sangat keras dengan warna loreng-loreng hitam menyala, sangat indah.
  • Jati kembang.
  • Jati kapur, kayunya berwarna keputih-putihan karena mengandung banyak kapur. Kurang kuat dan kurang awet.
mok yan jong kayu jati tipe 2Fu

Kayu Sonokeling.
Nama lain     : Palissander, Indian rosewood, sonowungu, (Dalbergia latifolia roxb.)
berat jenis   : rata-rata 0,90 / max 1,08/ min 0,73
kelas         : kelas awet  I, kelas kuat II
kembang susut : besar
mok yan jong kayu sonokeling
Termasuk jenis kayu istimewa Warna merah tua/ ungu dengan garis garis hitam gelap,
Serat dan teksturnya sangat indah dan dekoratif, menjadikan mok yan jong terlihat lebih menarik dan mewah. Kayu ini awet dan tahan terhadap serangan jamur pembusuk kayu dan rayap. Warnanya yg indah membuat mok yan jong justru sangat cantik kalau tanpa penambahan cat warna. Namun yang jadi masalah kayu ini sekarang harganya sangat tinggi. Dan Karena sifat kembang susut kayu yang Besar, kayu ini harus benar-benar cukup kering (kadar air 12%) sebelum dibikin mok yan jong, jika tidak maka mok yan jong akan retak.
detail mok yan jong kayu sonokeling
Kayu Sawo.
Nama lain     : Sawo Jawa, Manilkara zapota
berat jenis   : rata-rata 1,03 / max 1,12 / min 0,97
kelas         : kelas awet no: I, kelas kuat no: I
kembang susut : kecil
gelondongan kayu sawo
Mok Yan Jong kayu sawo
Kayu ini termasuk jenis kayu mewah, Para Bangsawan jawa jaman dulu, perkakas mewahnya terbuat dari kayu ini, pohon sawo banyak ditanam sebagai perindang di rumah para bangsawan dan pangeran, ini bisa dilihat pada ruman-rumah tua yang masih ada hingga sekarang.  warnanya kemerahan dan sangat kuat. Keberadaan kayu ini terbilang langka, wajar saja bila harganya tinggi.

Untuk membuat mok yan jong kayu sawo sangat bagus untuk tipe 1P, karena bobotnya yang berat, mok yan jong dari kayu ini jadi tidak mudah bergeser  ketika digunakan. dan karena seratnya yang halus dan memiliki tingkat kelenturan yg bagus, untuk tipe 2F, juga tidak ada masalah. Mok yan jong dari kayu sawo istimewa akan sangat baik jika di finishing tanpa plitur, cat atau pernis, tetapi di gosok sampai sangat halus, hingga mengkilap tanpa bahan kimia. Semakin lama digunakan akan semakin mengkilap.
mok yan jong kayu sawo
Kayu Johar.
Nama lain     : juar, joar, black-wood cassia, Bombay blackwood, Cassia siamaea lamk
berat jenis   : rata-rata 0,86 / max 0,98 / min 0,70
kelas         : kelas awet  I-II, kelas kuat II-I
kembang susut : kecil
mok yan jong kayu johar
kayu Johar termasuk keras, berat dan awet, seratnya kasar, berwarna kuning keemasan semburat coklat gelap hingga kehitaman, berbelang-belang kekuningan. termasuk suku Fabaceae (=Leguminosae, polong-polongan). Di Jawa sering juga disebut jati wesi. Di Sumatra, pohon ini dinamai pula bujuk atau dulang. Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini disebut dengan beberapa nama seperti black-wood cassia, Bombay blackwood, kassod tree, Siamese senna dan lain-lain. Nama ilmiahnya, siamea, merujuk pada tanah asalnya, yakni Siam atau Thailand.

Walupun seratnya kasar kayu ini sangat bagus untuk membuat mok yan jong dengan finishing natural, karena bisa di gosok sampai halus dan mengkilap, cocok untuk membuat mok yan jong tipe 1P (berdiri bebas)  maupun  2F (berpalang)

Itulah beberapa jenis kayu untuk membuat Mok Yan Jong, kamu bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan anggarannya. Agar mendapatkan kualitas yang terbaik, pastikan membeli di produsen tepercaya.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, kamu bisa hubungi mokyanjong.blogspot.com

Friday, November 22, 2013

Baluran berada di banyuputih, antara kab situbondo dan banyuwangi, Taman Nasinal ini sering disebut Africa van Java. karna memang disini adalah daratan yang paling kering di pulau jawa, jadi mirip-mirip dengan Afrika. dan ini lah sisi yang menarik disini, ketika sampai di sini kita akan mendapati suasana yang berbeda dengan keadaan alam yg biasa di temui di jawa, padang savana yang luas, binatang liar yang berkeliaran. gunung baluran, dan pantai yang cantik, sangat lengkap dan tiada duanya!

Taman Nasional Baluran, Dari Surabaya, jaraknya sekitar 7 jam dengan jalan darat. melewati situbondo, dan asembagus, dan kalau mau menginap di baluran, sebaiknya anda membawa berbekalan makanan yang cukup, sebab di sana cuma ada satu warung yang buka cuma pagi hari, dengan menu soto dan mie instan,
dari asembagus kita masuk hutan baluran di tandai dengan tulisan T N BALURAN di sebelah kiri jalan, sekitar 30 menit kita akan sampai di gerbang masuk sebelah kiri jalan, di depan polsek
memasuki kawasan taman nasional baluran
melintasi kawasan hutan
pintu masuk
Setelah membayar tiket masuk, kita akan melewati hutan di mana monyet hitam ekor panjang sering terlihat meloncat dari satu dahan ke dahan, kawasan ini di sebut ever green, setelah itu kita akan masuk kawasan padang rumput dan semak belukar, sebelum kemudian kita sampai di bekol, di bekol terdapat pos petugas, penginapan dan penangkaran binatang, terdapat juga gardu pandang. kita juga bisa menginap di sini. Di bekol kita juga bisa bertanya tanya dengan petugas, kemana saja kita bisa pergi, bisa juga menyewa guide dan motor trail, kalau kita mau berpetualang ke gunung baluran atau tempat lain.


masuk kawasan hutan
papan petunjuk
papan petunjuk
masuk kawasan ever green
monyet hitam ekor panjang, banyak di temui dalam hutan
Dari Bekol ke arah pantai Bama kita akan melewati padang savana membentang luas, dengan latar gunung baluran, siapa saja yang datang ke sini akan merasa seolah-olah sedang berada di Afrika. di sinilah kita akan mudah mengamati keberadaan alam liar dan memotretnya, tapi hati-hati ya, sebab jika mreka merasakan keberadaan kita, mereka akan cepat-cepat lari dan menjauh, asik juga memburu gambar dengan mengendap -endap, serasa fotografer national geography hahahahahaha,  ada banteng, kerbau, burung merak, rusa, kera dan berbagai jenis unggas yang berkeliaran bebas.

merak terbang di savana
Sampai di pantai Bama kita di sambut pasir putih dan banyak tanaman bakau yang memagari garis Pantai, banyak monyet berkeliaran disini, hati2 ya dengan barang bawaan terutama makanan, monyet di sini dah brani mencuri, karna mungkin sudah akrab dengan keberadaan manusia, Di pantai ini pula pada pagi hari kita bisa menikmati matahari terbit yang sangat indah, Di sekitar Bama terdapat juga cottage, warung makansarana outbound, dan penyewaan alat-alat snorkeling. kita bakalan betah dan nyaman berlama-lama di sini. dan di sinilah penulis pertama kali snorkling, yang ternyata bikin ketagihan hahahahahaha.....








Sunday, May 1, 2011



free 3d model, tank m1 abram, just click http://depositfiles.com/files/5xq99abpn

Tuesday, May 4, 2010





Monday, May 3, 2010








t-shirt

Friday, October 23, 2009

Sunsets and sunrises are an inspiration to photographer, professional or amateur. In fact, this does not just apply to nature photographers; almost anybody with a camera is likely to snap off a few shots when faced with a brilliant sunset sky.
Good sunset photos are surprisingly easy to take, almost everybody has a few great sunsets they have photographed themselves. just likely to grab their camera and get great picture.

in many cases you can use your camera on auto and it will do the work for you. The trouble people have is in making an interesting composition. It is not good enough just to photograph a good sky. The real challenge lies in turning a spectacular sky into a compelling photograph.


Here are my five tips for taking great sunset and sunrise photos.

1. Learn to predict a good sunset before it happens. Have you ever seen a perfect sky, only to realise you didn't have your camera handy? In the five minutes it takes to get your camera and set up for the photo, the moment has passed. As brilliant as a sunset can be, the effect may last for only a few minutes, so you need to be able to choose your location, set up your camera, and be waiting for the show to start.

2. Be patient to get the best colours. The few minutes as the sun is crossing the horizon can be spectacular, but it is not the whole story of a sunset. As the sinking sun lights the clouds from below, often the richest colours can appear up to half an hour later. By this time it will be getting quite dark, so be prepared with your tripod. You may be shooting exposures of half a second or more to bring out the best in your sunset photograph.

3. Find a good foreground subject. This may be the most important tip of all. Time after time people show me their sunset photos, and all I can think is "Great sky...pity you didn't make a better photo out of it." We have all seen and photographed spectacular skies, so that alone is not enough to create your work of art. Try to identify some object that stands well above the horizon (trees, windmills, buildings, power-lines) and has a shape that will create a good silhouette. It doesn't have to fill up your picture. In fact, it may only take up a small area - that will only make the sky seem even more impressive. The important thing is to give your picture a focal point, so that your viewer has something more interesting to look at than just a great sky.

4. Fill your photo with colour. You have probably heard of the 'rule of thirds' in landscape photography. In simple terms this rule suggests your horizon should be a third of the way from the top, or from the bottom, of your photo to create a balanced composition. The trouble is, when you are photographing into the sunset, everything in the foreground will be in silhouette. This means if you follow the rule of thirds, a big part of your composition will be totally black. This is one situation where you can ignore the rule of thirds. By allowing your sky to dominate the composition, you fill your picture with colour and draw even more attention to the richness of the sunset.

5. If near water, use it to enhance the effect. People often see a sunset at the beach, or by a river, and stand a long way back to get their shot. This approach fails to take advantage of the reflections on the water, so instead of a rich foreground there will be too much empty black space. Get right down to the water's edge or to the wet sand on the beach. By capturing the reflections, your foreground will echo the colour of the sky. Not only will your photo be more colourful, but you will start to spot opportunities for much more interesting compositions.

So there you have my simple tips on sunset photography.
concentrated on creativity, not technology. exposing a good sunset photo is not difficult; the challenge is to make your photo stand out from the rest. Like all good nature photography, your sensitivity to nature is far more important than technical expertise. Allow nature to inspire you, think creatively, and great results are sure to follow.
Good luck!

Sunsets and sunrises photo






sunrise on bromo










sunrise on merapi











sunrise on selamanik











sunrise on the foot of slamet mount














sunset on taman sari











sunset with great clouds











sunset on kukup beach












sunset on kukup beach











sunset with merapi and merbabu mount












sunset with sumbing mount

Sponsors

Sponsors
toko unik samunav

Categories

About me

samunav. Powered by Blogger.

Find Us On Facebook

San Lee's Facebook profile

Instagram

Pengunjung

Subscribe

Social Share

Events

Recent comments

Popular Posts